Tips Memacu Semangat Belajar!
Kamu seorang remaja?
Remaja yang malas?
Aku harap jawabannya tidak yah.. dengan lantang!!!
Daripada aku kamu aku kamu berlanjut jalanin aja mending langsung
simak nih.....
Tips Memacu Semangat Belajar
Bagi kalian para penerus bangsa, jauhkan
sifat malas tersebut daripada waktu yang berjalan terlampaui sia-sia. “Kalian
pelajar kerjaannya ya belajar!” kalimat yang sadis tentunya dan sering kita
dengar dari orang-orang disekitar kita. Di rumah ada orang tua, apalagi di
sekolah guru-guru sudah berjajar rapih untuk mengajar kita(bukan menghajar
loh.. hehehe). Tapi entah mengapa rasanya berat untuk memulai membuka buku,
fokus belajar tanpa melihat gangguan HP atau lainnya, benarkan? Tapi tak perlu
takut, disinilah kalian akan menemukan semangat belajar baru. Simak baik-baik
dan terapkan yahh...
1. Mulailah Dari Kesadaran Diri Sendiri
Tanpa adanya kesadaran diri sendiri, akan
sulit mengubah kebiasaan buruk atau memulai sesuatu yang baru, namun tak
menutup kemungkinan bahwa dengan dorongan orang sekitar mampu membuat diri
sadar. Cobalah menyadarkan diri sendiri bahwa betapa pentingnnya menyusuri
dunia pendidikan itu. Tak sulit kok caranya, mulailah fokus akan apa tujuan
hidupmu. Cita-cita tertinggimu atau impian terbesar bisa dijadikan motivasi tersendiri
untuk menjadi sadar. Maka sadarlah dari sekarang!!!
2. Rencana dan Pelaksanaan (2 hal penting)
Selanjutnya adalah dua hal penting dan
berhubungan, yaitu rencana dan pelaksanaan. Sebelum melakukan suatu hal sudah
sepatutnya kita membuat rencana dan terkadang kita membuat rencana sesuai
susunan prioritas. Sama halnya dengan belajar dan kegiatan lainnya. Kita
mengetahui pelajaran apa yang diprioritaskan dan kegiatan yang harus
dihindarkan. Jangan salah kaprah bila hanya menganak emaskan beberapa pelajaran
eksak lalu menganggap pelajaran lainnya tidak penting dan ditinggalkan. Semua
pelajaran penting dan semua perlu dikuasai jika ingin menjadi bintang kelas.
Maka sesepele pelajaran itu, jangan pernah menganggap itu sepele. Karna dari
hal kecil itu bisa melahirkan sesuatu yang besar.
Lalu, apa hubungannya rencana dan
pelaksanaan? Tentu ada. Rencana penting tapi tanpa pelaksanaan?? Saja saja
angin lalu dan tak ada gunanya suatu rencana itu. Tak jauh berbeda dengan
pelaksanaan tanpa rencana. Banyak orang yang dengan berani mengutamakan
pelaksanaannya. Tapi jika kita bayangkan sama halnya seperti kita mengemudikan
kendaraan tapi tak tahu tujuan perjalanannya. Belum lagi ditambah ditengah
jalan bahan bakar habis. Maka langkah kita akan berhenti. Tapi berbeda jika
kita sudah mempersiapkan destinasi tujuan dan merencanakan bahan bakar yang
diperlukan. Tentu kita akan sampai di tempat tujuan dengan selamat. Rencana dan
pelaksanaan sama-sama penting, bukan?
3. Tak Pernah Berhenti Belajar
Belajar itu bukan hanya di sekolah saja.
Namun dimana-mana adalah proses belajar. Akademik maupun non-akademik semua itu
dapat dipelajari. Ingat, dalam belajar tidak ada yang instan, bahkan para
musisi internasional pun masih tetap melatih pita suaranya secara rutin. Segala
sesuatu itu butuh proses bukan instant. Ada tahapan-tahapan dan jalan yang
panjang yang harus dilalui, meski terkadang tidak semulus yang diharapkan,
segala sesuatu tetap akan indah pada waktunya meski apapun yang terjadi. Dan
penantian panjang itu tak akan sia-sia, teruslah belajar. belajar, dan
belajar!!!
4. Berhenti Mengeluh Mulailah Bersyukur
Semua orang menginginkan kebahagian, tapi
apakah semua orang bersyukur atas hal itu? Sering kali kita melupakan Pencipta
saat kita dihujani kebahagiaan dan kesenangan hingga saatnya dilanda
keterpurukan barulah kita ingat. Itu adalah kesalahan terbesar manusia makhluk
yang tak pernah puas. Bukan dengan BAHAGIA kita bersyukur namun BERSYUKUR maka
kamu akan bahagia. Bersyukurlah atas segala pencapaian dan tak henti berdoa
berharap yang lebih baik lagi.
Semoga dengan 4 jurus ini dapat membantu
kamu tidak malas lagi. Kalau kalian pnya curhatan atau masalah lainnya komen
saja, kita bersama cari solusinya. Baca tips-tips lainnya yah... Happy ReadingJ


Komentar
Posting Komentar