Cerpen Detektif Cinta
Detektif Cinta Dooorrr...!!!! Itu tembakan peringatan. Mataku terbuka dengan badan terasa tak bertenaga dan kaku seperti habis dibius dengan dosis tinggi. Tanganku terikat amat kuat bahkan hal serupa terjadi pada kakiku. Oh.. apakah ini ajalku? Suara tertawa bagai devil laugh terdengar menggema. Pistol berisi peluru diarahkan tepat di depan dahiku. Mataku terarah kedepan, menatap tajam pemegang senjata itu. Jantungku berdegup kencang akibat kilatan mata kita. Dia... Door!!! Pintu kamarku terbanting cukup keras. “Irena.. Bangun, udah siang nih.. cepet bangun!!!” teriak Mama dekat telingaku. “Mama.. aku terbangun gara-gara Mama. Padahal itu dah saat-saat menegangkan” aku menarik nafas panjang dan menghempaskannya. “Emang kamu mimpi apa sih? Dikejar anjing sebelah atau orang gila ...